Dinamika Perdagangan Internasional, Harga Energi, dan Pasar Modal terhadap Utang Pemerintah Malaysia: Tinjauan Stabilitas Makroekonomi Islam
Kata Kunci:
utang pemerintah, perdagangan internasional, harga energi, VECM, Makroekonomi IslamAbstrak
Peningkatan utang pemerintah dalam merespons dinamika perekonomian global telah memunculkan kekhawatiran terhadap stabilitas makroekonomi, khususnya dari perspektif ekonomi Islam yang menghindari ketergantungan pada pembiayaan defisit berbasis bunga (riba). Berangkat dari urgensi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dinamika perdagangan internasional (ekspor dan impor), fluktuasi harga energi (bensin), dan stabilitas pasar saham terhadap utang pemerintah Malaysia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Vector Error Correction Model (VECM) pada data time series. Hasil uji kointegrasi menunjukkan adanya hubungan keseimbangan jangka panjang antarvariabel. Hasil analisis Forecast Error Variance Decomposition (FEVD) mengungkapkan bahwa guncangan pada variabel impor mendominasi kontribusi terhadap pembengkakan utang pemerintah hingga mencapai 95,43% pada periode ketiga. Temuan ini diperkuat oleh uji Kausalitas Granger yang mengonfirmasi adanya hubungan sebab-akibat satu arah yang signifikan dari impor dan harga bensin terhadap utang pemerintah. Dari perspektif makroekonomi Islam, tingginya ketergantungan impor dan beban subsidi energi yang dibiayai melalui instrumen utang berpotensi mengancam ketahanan Baitul Mal dan bertentangan dengan prinsip Maqashid Syariah. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan sektor riil melalui industri halal, transisi menuju green economy, serta optimalisasi instrumen Sukuk sebagai alternatif pembiayaan yang berkelanjutan.
